Featured post

Pelatihan Manajemen Perawatan Luka Bakar

Pelatihan Manajemen Perawatan Luka Bakar 

Luka bakar merupakan luka yang sangat sulit penanganannya dan dapat menimbulkan angka kematian dan kesakitan yang cukup tinggi apabila tidak segera ditangani secara benar dan optimal. Diperlukan wawasan klinis dari perawatan luka bakar yang mengacu pada fisiologis cairan dan elektrolit, infeksi bedah, pemeliharaan nutrisi, pemantauan kardiopulmonar, dan perawatan luka. Kondisi tersebut tentunya tidak dapat diatasi secara terpisah tanpa ada pemahaman pada proses penyakit secara keseluruhan. Continue reading

Featured post

Pelatihan Manajemen Laktasi

 

Pelatihan Manajemen Laktasi     

Manajemen laktasi merupakan suatu upaya agar proses menyusui atau laktasi dapat berjalan dengan  baik dan lancar. Manajemen laktasi meliputi perawatan payudara, praktek menyusui yang benar serta mampu mengenali masalah dalam proses menyusui dan cara mengatasinya. Lama proses laktasi tergantung dari motivasi dan kemampuan dalam manajemen laktasi.  Pemberian ASI (air susu ibu) mampu mempengaruhi perkembangan dan pertumbuhan bayi. Sejak di masa kehamilan, janin menerima nutrisi dari ibu melalui plasenta sedangkan ketika bayi sudah lahir asupan makanan diberikan melalui ASI ataupun susu formula. Susu formula memang dapat sebagai subtitusi ASI. Namun demikian ibu tetap dianjurkan untuk memberi bayinya dengan ASI karena kandungan nutrisinya.

Continue reading

Featured post

Diklat Manajemen Gizi Pasien Rumah Sakit

 

Diklat Manajemen Gizi Pasien Rumah Sakit 

Diklat Manajemen Gizi Pasien Rumah Sakit -Seorang pasien yang dirawat di rumah sakit tentunya membutuhkan asupan makanan dan gizi sesuai dengan jenis penyakit yang dideritanya. Ketidakcocokan kandungan nutrisi makanan terhadap penyakit bisa berakibat pada pasien. Hal tersebut dapat disebut juga dengan malnutrisi yang berdampak buruk terhadap proses penyembuhan dan hasil pembedahan, serta menyebabkan peningkatan morbiditas dan mortalitas. Status gizi dapat memburuk selama perawatan di rumah sakit. Selain itu pasien akan mengalami kehilangan berat badan sehingga dapat terjadi peningkatan resiko timbulnya kekambuhan dalam waktu yang cepat. Pelatihan rumah sakit diklat rumah sakit dan manajemen gizi rumah sakit  diklat pelayanan rumah sakit Continue reading

Featured post

Pelatihan Manajemen Rekam Medis Untuk Rumah Sakit dan Sarana Pelayanan Kesehatan

Pelatihan Manajemen Rekam Medis Untuk Rumah Sakit dan Sarana Pelayanan Kesehatan 2019

Berdasarkan  Peraturan Menteri Kesehatan No 269/Menkes/Per/III/2008 menyatakan bahwa Rekam Medias adalah berkas yang berisikan catatan dan dokumen tentang identitas pasien, pemeriksaan, pengobatan, tinrekam-medisdakan dan pelayanan yang telah diberikan kepada pasien.  Rekam medis merupakan dokumen penting dan rahasia yang berada di rumah sakit. Rekam medis mempunyai tujuan yakni dan mempunyai banyak aspek didalamnya aspek administrasi, hukum, keuangan, penelitian, pendidikan serta dokumentasi. Dengan banyak aspek yang dimiliki maka pengelolaan manajemen rekam medis yang baik adalah hal sudah seharusnya dilakukan oleh rumah sakit.

Continue reading

Pasien Covid-19 di Rumah Sakit Jatipadang Turun, Dirut: Tak Ada Antrean di IGD

Pasien Covid-19 di Rumah Sakit Jatipadang Turun,

Dirut: Tak Ada Antrean di IGD

Dengan bangga mempersembahkan || Proudly... - RSUD Jati Padang

Pelatihan Rumah Sakit – Situasi di Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Jatipadang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan kini sudah berangsur normal. Tak ada lagi antrean di IGD seperti pada awal penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat. Continue reading

Banyak Rumah Sakit Kehabisan Oksigen, Faisal Basri: Ungovernable Government

Pelatihan Rumah Sakit – Faisal Basri menyoroti beberapa pernyataan pemerintah terkait dengan penanganan Covid-19. Salah satunya yaitu mengenai beberapa rumah sakit yang kehabisan tabung oksigen. Padahal, pemerintah mengatakan tabung oksigen cukup.

Faisal juga menyoroti pembayaran rumah sakit dan insentif tenaga kesehatan yang ditunggak oleh pemerintah.

“Ungovernable government: pemerintah bilang tabung oksigen cukup, tapi kian banyak rumah sakit teriak kehabisan tabung oksigen; pemerintah bilang uang cukup, tapi nunggak pembayaran rumah sakit dan insentif tenaga kesehatan yg bertarung nyawa demi menyelamatkan pasien covid,” kata Faisal Basri melalui cuitannya di akun @FaisalBasri, (4/7).

Dikabarkan sejumlah rumah sakit rujukan Covid-19 di Yogyakarta tidak hanya mengalami krisis stok oksigen namun juga mengalami kekurangan tenaga kesehatan setelah banyak yang tumbang.

Beberapa dokter dan perawat dinyatkan positif Covid-19 dan harus menjalani isolasi mandiri. Situasi tersebut membuat sejumlah rumah sakit menambah beban kerja tenaga kesehatan yang tersisa dan memberlakukan sistem buka tutup.

Direktur Utama RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta, Mohammad Komarudin kewalahan menangani pasien Covid yang terus melonjak. Sebanyak 30 dari 70 dokter dan 250 perawat, 75 positif Covid. di rumah sakit tersebut terinfeksi Covid.

Banyaknya dokter dan perawat yang tumbang dan harus isolasi mandiri membuat Komarudin menambah jam kerja tenaga kesehatan. Jam kerja ditambah dari delapan menjadi 16 jam untuk melayani pasien Covid di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta dan PKU Gamping, Sleman.

Satu dokter bekerja dalam dua shift. “Kalau keadaan memburuk, kami terjunkan dokter spesialis untuk jaga IGD,” kata Komarudin (4/7)

Adapun pasien Covid-19 yang meninggal dunia akibat habisnya pasokan oksigen di RSUP dr. Sardjito terus bertambah sejak Sabtu petang 3 Juli 2021. Pada Minggu 4 Juli 2021, sebanyak 63 pasien Covid-19 telah meninggal dunia di rumah sakit rujukan utama itu.

“Data (63 pasien Covid-19 yang meninggal dunia di RS Sardjito) itu data sejak Sabtu hingga Minggu (3-4 Juli),” kata Kepala Bagian Hukum, Organisasi, dan Humas RSUP Dr Sardjito Banu Hermawan (4/7)

Banu belum bisa merinci 63 pasien Covid-19 yang meninggal itu berapa banyak yang meninggal karena benar benar kehabisan oksigen dan berapa yang disebabkan karena kondisi klinis.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan Sebelumnya mengatakan pemerintah akan memastikan ketersediaan tabung gas oksigen untuk kebutuhan medis di Tanah Air.

“Terkait ketersediaan oksigen, kami sudah meminta kepada Menteri Perindustrian agar memerintahkan para produsen oksigen mengalokasikan 90 persen produksinya untuk kebutuhan medis,” kata Luhut (1/7)

Luhut meminta masing-masing provinsi membentuk satuan tugas untuk memastikan ketersediaan oksigen, alat kesehatan dan farmasi. “Satgas ini agar berkoordinasi langsung dengan Menkes jika terjadi kesulitan suplai.”

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menjamin pasokan oksigen aman untuk mengatasi pandemi covid-19. Saat ini kebutuhan oksigen untuk memenuhi kebutuhan medis guna menangani pasien Covid-19 naik tajam.

“Suplai oksigen dari industri aman dengan kemampuan pasok sebesar 850 ton/hari, sementara kebutuhan oksigen untuk penanganan Covid-19 sekitar 800 ton/hari,” ujar Agus (29/6)