Bapelkes Batam Siapkan Dokter Pendamping di RS dan Puskesmas

Bapelkes Batam Siapkan Dokter Pendamping di RS dan Puskesmas

Pelatihan Rumah Sakit – Pelatihan pendamping perdana Program Internsip Dokter Indonesia (PIDI) di di Hotel Harris Batam Center.
“Untuk menyiapkan itu seluruh petugas harus dilatih dulu dan mencapai kualitas layanan,” kata Kepala Sub Bidang Pendayagunaan SDMK Nasional Pusrengun SDM Kesehatan, Tumpal P Hendriyanto.

Pihaknya bekerjasama dengan Pusat Perencanaan Pendayagunaan SDM Kesehatan Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (Pusrengun Kemenkes RI) melatih 67 orang dokter pada pelatihan pendamping perdana Program Internsip Dokter Indonesia (PIDI) .
“Acara pelatihan ini diselenggarakan setiap tahun, PIDI untuk menyiapkan dokter calon pendamping menjadi pendamping peserta PIDI di wahana baik di Rumah Sakit maupun Puskesmas,” katanya.

Pelatihan di Batam ini akan berlangsung dari tanggal 29 November 2020 sampai dengn 5 Desember 2020 di Hotel Harris Batam Center yang dibuka secara daring oleh Kepala Badan PPSDM Kesehatan Kemenkes RI, Maxi Rein Rondonuwu.

Tumpal menyampaikan, ini merupakan Pelatihan Pendamping PIDI Gelombang IV Tahun 2020 yang bertujuan untuk menyiapkan pendamping baru PIDI di wahana RS khususnya PKM yang akan bertugas pada angkatan 3 dan 4 Program Internsip Tahun 2020 (Masa Pandemi Covid-19). Selain itu, juga untuk menyiapkan pendamping pengganti dalam periode pendampingan PIDI Tahun 2020/2021.
“PIDI Tahun 2020 telah dilaksanakan sebanyak 3 gelombang, sebanyak 199 orang, dan gelombang 4 ini diikuti oleh 175 orang yang tersebar di 3 regional (Barat, Tengah dan Timur),” kata Tumpal.
Regional Barat yang dilaksanakan di Batam ini diikuti oleh 67 orang, yang pesertanya dari 10 provinsi di wilayah Sumatera, yakni Provinsi Aceh sebanyak 10 orang, Sumatera Utara 9 orang, Sumatera Barat 7 orang, Sumatera Selatan 13 orang, Riau 8 orang, Jambi 4 orang Bengkulu 6 orang, Kepulauan Riau 7 orang Kepulauan Bangka Belitung 2 orang dan Provinsi Lampung 1 orang.

Maxi Rein Rondonuwu, pada sambutannya menyatakan bahwa salah satu komponen pelaksanan PIDI peran dokter pendamping sangat stategis, mempunyai tugas mulia menjadikan dokter yg baru lulus menjadi mahir mandiri dan profesional. Peran dokter pendamping sebagai rolmodel, mentor, motivator, fasilitator, sebagai modal yang kuat untuk mendampingi.
“Kepada seluruh peserta dapat mengikuti dengan baik, Untuk meningkatkan kualitas dokter baru dalam peran kesehatan dengan ini menjadi tanggung jawab kita bersama,” katanya.
Terpisah, Kepala Bapelkes Batam, Asep Zaenal Mustofa menyampaikan selamat datang kepada seluruh peserta dan selama pelatihan ini untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan. Karena seperti halnya daerah lainnya di Indonesia, Kasus terkonfirmasi COVID-19 masih cukup tinggi.
“Sehingga selama di Batam tetap sehat dan pulang dari Batam juga sehat, keluarga menanti anda dengan selamat dan sehat di rumah,” kata Asep.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


+ 5 = empat belas