Menteri Kesehatan Dorong Rumah Sakit Rekanan BPJS Kesehatan Terapkan Digitalisasi Layanan

Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto, mengimbau kepada klinik atau Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) serta rumah sakit yang menjadi mitra BPJS Kesehatan untuk terus memperbaiki layanannya. Terawan berharap FKTP dan rumah sakit mitra BPJS Kesehatan melakukan digitalisasi layanan untuk mempermudah pelayanan terhadap peserta BPJS. “Ya, kita dorong (digitalisasi layanan). Karena kalau digitalisasi pelayanan jadi lebih cepat, kan himbauan sifatnya. Lah ini kan imbauan agar mereka mau mempermudah pelayanan,” tutur Terawan di Kantor Kemenkes, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (4/11/2019).Terawan mengatakan digitalisasi layanan harus dilakukan untuk mengikuti perkembangan zaman.

Meski begitu, Terawan menyebut pengimplementasian tersebut tergantung kemampuan masing-masing klinik dan rumah sakit.

“Itu sebuah keniscayaan yang harus dilakukan, iya toh. Sesuaikan dengan anggaran, budget di setiap tempat,” ujar Terawan.

Sebelumnya pemerintah resmi menaikkan iuran BPJS Kesehatan.

Kenaikan iuran itu berlaku bagi Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) dan peserta bukan pekerja.

Adapun aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 75 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan.

“Untuk meningkatkan kualitas dan kesinambungan program jaminan kesehatan perlu dilakukan penyesuaian beberapa ketentuan dalam Peraturan presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan,” ujar Jokowi dalam Perpres No.75 Tahun 2019.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


4 + = thirteen