RS Tipe B Plus Beroperasi, Digadang Jadi Sumber Ekonomi Baru Di Parepare

Pelatihan Rumah SakitRumah-sakit -Kehadiran Rumah Sakit (RS) Tipe B Plus Ainun-Habibie ditarget sudah mulai beroperasi pada 2019 mendatang. Wali Kota Parepare, Taufan Pawe mengatakan, kehadiran rumah sakit ini nantinya diharapkan akan menjadi sumber ekonomi baru di Parepare.  ”Industri layanan kesehatan dengan kehadiran rumah sakit ini nanti secara tidak langsung akan berefek secara tidak langsung dalam sektor ekonomi,”terangnya, Minggu (11/11/2018) Ia menjelaskan, dengan kehadiran rumah sakit ini, pasti banyak potensi usaha khususnya kos-kosan di wilayah Tonrangeng menjadi tempat berdiri. ”Masyarakat bisa secara umum berusaha,”ungkapnya. RS Tipe B Plus Pendidikan Ainun-Habibie nantinya digagas menjadi rumah sakit wisata yang ada di Kota Parepare. Bagi pasien yang datang berobat akan disajikan berbagai pemandangan dan sarana wisata yang tidak jauh dari rumah sakit. Apalagi rumah sakit yang berada dibibir pantai (*)

Bank Mandiri jadi Solusi bagi Rumah Sakit dan BPJS Kesehatan di Kaltim

Pelatihan Rumah Sakit – Persoalan piutang rumah sakit ke BPJS Kesehatan belakangan ini menjadi problem yang rumit. Di Samarinda khususnya, pembayaran tagihan rumah sakit ke BPJS Kesehatan bahkan molor hingga tiga sampai empat bulan. Menyadari hal itu, Bank mandiri Area Samarinda merasa terpanggil untuk menjembatani persoalan tersebut melalui program Hospital Claim Rumah Sakit KlaimFinancing. Program ini memudahkan rumah sakit untuk bisa mendapatkan pembayaran dana klaim BPJS Kesehatan lebih cepat. Untuk lebih memahami program tersebut, Bank Mandiri menggelar sosialisasi Mandiri Health Care & BPJS Claim Financing di Hotel Aston Samarinda, Kalimantan Timur, Senin (22/10/2018).Area SME Head Mandiri Samarinda, Holdani, mengatakan pihaknya mengundang rumah sakit yang melayani BPJS Kesehatan di Samarinda, Bontang, dan Kutai Kartanegara, serta melibatkan BPJS Kesehatan Samarinda. Continue reading

Pasien BPJS Mengeluh saat Ditolak Rumah Sakit

Pelatihan Rumah Sakit - Beberapa calon pasien mengeluh Rumah Sakit Ibnu Sina menolak pasien Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS). Informasi tersebut juga sampai ke Riau Pos, Rabu (10/10). Saat dilakukan pemantauan ke RS Islam Ibnu Sina di Jalan Melati, Sukajadi, ternyata masih banyak pasien BPJS yang mengantre untuk berobat. Pasien juga diketahui bisa mengantre dengan mendaftarkan secara online dan manual. Khadijah (46), salah seorang pasien BPJS yang sedang mengantre mengatakan, ia sudah lama mengantre dipanggil. Ia mengakui sudah beberapa bulan berobat di Ibnu Sina dan selalu menggunakan BPJS. “Saya sudah lama memakai BPJS, namun ya beginilah lama sekali menunggunya,” ujar ibu yang berobat penyakit lambung itu. Sementara itu, Humas RS Ibnu Sina Zaki mengatakan, RS Ibnu Sina tidak pernah menolak pasien untuk berobat. Tetapi ada sebuah aplikasi BPJS baru yang mengatur tentang pelayanan pasien BPJS di rumah sakit.bpjs Continue reading