YLKI Paparkan Tips Memilih Rumah Sakit Terpercaya

rumah-sakit-ilustrasi-_160731182305-374Setelah masalah vaksin palsu merebak ke permukaan, orang tua banyak yang mengambil sikap ekstra waspada. Mereka tidak mau memilih rumah sakit yang ternyata lalai memastikan keaslian vaksin untuk anak-anak.Saat datang ke sebuah rumah sakit dan tenaga medis, orang berharap akan terjamin kesehatannya. Tapi dengan masalah vaksin palsu, kepercayaan itu justru menurun.Untuk membuat Anda semakin yakin dengan keberadaan rumah sakit, tidak ada salahnya mencari tahu tentang akreditasi institusi kesehatan yang akan didatangi. Menurut data Komisi Akreditasi Rumah Sakit, jika saat ini hanya 50 persen rumah sakit di Indonesia yang sudah mengantongi akreditasi.”Seharusnya rumah sakit bisa memasang hasil akreditasi KARS seperti sekolah untuk kebaikan pasien juga,” kata Tulus Abadi, Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), di acara ” Solusi untuk Menuntaskan Peredaran Vaksin Palsu”. Continue reading

Akreditasi Rumah Sakit Pengguna Vaksin Palsu Dikaji Ulang

577341ccdafcc-vaksin_663_382 Kementerian Kesehatan meminta 14 rumah sakit yang masuk dalam daftar pengguna vaksin palsu, agar memeriksa ulang Standar Operasional Pelayanan mereka. Hal ini bertujuan memperbaiki standar mutu layanan, termasuk produk farmasi yang digunakan pada masyarakat.”Dari Kemenkes sudah melakukan pembinaan. Mereka (pihak rumah sakit) sudah dipanggil, apa saja yang harus dilakukan dan me-riview SOP,” kata Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan, Bambang Wibowo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis, 21 Juli 2016. Continue reading

Kini Bikin Akta Kelahiran Bisa Langsung di Rumah Sakit

Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil berencana membuka pelayanan di Rumah Sakit. Masyarakat nantinya dimudahkan untuk membuat akta kelahiran dalam program ini.”Kami mulai rapat soal ini pada pekan depan. Akan dibuka pelayanan di Rumah S20150510-sudin-dukcapil-jaktim-jemput-bola_20150510_064117akit dalam pembuatan akta kelahiran,” ujar Staf Dukcapil Jakarta Barat, Kuntari kepada Warta Kota pada Rabu (13/7/2016).Ia menjelaskan langkah ini dilakukan agar masyarakan yang baru mempunyai anak dapat segera mengurus akta kelahiran.”Setelah ada yang melahirkan, nantinya bisa langsung dibikinkan akta kelahiran untuk bayinya,” ucapnya.Ibu yang baru melahirkan akan menunggu kondisinya pulih terlebih dahulu di Rumah Sakit. Selang waktu tiga hari akta kelahiran pun jadi. Continue reading

Bupati Gresik Inspeksi Mendadak ke Rumah Sakit, Ini Hasilnya

pasien wanitaMenjelang Lebaran, Bupati Gresik Sambari Halim Radianto melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Ibnu Sina Gresik, Senin (4/7/2016) malam.Kunjungan mendadak ini dilakukan untuk memastikan semua pelayanan di rumah sakit selama lebaran. “Pelayanan harus tetap maksimal seperti biasa, tidak ada perubahan,” kata Sambari.Selain memeriksa logistik dan sistem pelayanan, Bupati juga mengunjungi sejumlah pasien yang sedang dirawat di sana. Dia meminta para pasien tetap sabar meski harus berlebaran di rumah sakit.Dalam kunjungannya, Sambari tidak menemukan satupun korban kecelakaan lalu lintas yang dirawat di sana.
“Kami cek datanya, hanya ada beberapa korban kecelakaan yang masuk rumah sakit, tapi hanya luka ringan,” sambungnya. Continue reading

Lebaran Rumah Sakit Tetap Siaga

rumah sakit masa depanRumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ade Moch Djoen Sintang memastikan kalau selama lebaran tetap siaga memberikan pelayanan kesehatan. Tenaga medis  maupun ketersediaan obat juga dipastikan aman. “Selama libur lebaran pelayanan kesehatan tetap berjalan normal. Pelayanan diberikan 24 jam. Tidak ada hal spesial disiapkan. Karena dokter Instalasi Gawat Darurat (IGD)tetap disiagakan. Justru selama lebaran meminta bantuan satu tambahan dokter,” kata Direktur RSUD Ade Moch Djoen Sintang Rosa Trifina, Rabu (30/6).Karena itu, menurut Rosa, rujukan tetap diterima. Rumah sakit sepenuhnya tetap memberikan pelayanan. Kecuali untuk poli spesialis. Namun dokter spesialis sebagian tetap berada di Sintang. Continue reading

4 Rumah Sakit dan 2 Apotik di Jakarta Gunakan Vaksin Palsu

rumah sakit vaksinSedikitnya empat rumah sakit dan dua apotek di Jakarta mendapat pasokan vaksin palsu dari sindikat pemalsu vaksin, kata kepolisian di Jakarta. Saat ini, polisi memeriksa dua tersangka, yaitu pasangan Hidayat Taufiqurahman dan Rita Agustina.Hal itu disampaikan direktur kejahatan ekonomi di Departemen Investigasi Kriminal Polri (Bareskrim) Brigadir Jenderal Polisi Agung Setya. Namun Agung tidak menyebutkan nama-nama rumah sakit dan apotek karena penyelidikan masih berlangsung.”Mereka punya tim distribusi untuk menyebarkan vaksin,” kata Agung. Berdasarkan penyelidikan awal, Hidayat dan Rita mendistribusikan vaksin palsu itu di Jawa Barat, Banten dan Medan di Sumatera Utara.Vaksin palsu itu dikemas dalam botol vaksin dengan label yang di cetak di Kalideres, Jawa Barat, kata Agung Setya. Continue reading