Megahnya Rumah Sakit Banjarbaru yang Diresmikan Menteri Kesehatan

cuci tanganRSUD Idaman Banjarbaru yang berdiri megah di Jalan Trikora Kelurahan Guntung Manggis, akhirnya diresmikan operasionalnya oleh Menteri Kesehatan RI, Prof dr Nila Djuwita Anfasa Moeloek SpM (K) melalui Dirjen Pelayanan Kesehatan, dr Bambang Wibowo bersama Wakil Gubernur Kalsel H Rudy Resnawan dan Wali Kota Banjarbaru H Nadjmi Adhani, Kamis (13/10/2016).Peresmian rumah sakit yang telah meningkatkan akreditasinya dari versi 2007 menjadi versi 2012 menuju tipe B bersamaan dengan momen digelarnya pertemuan Citynet Indonesia yang kali ini dipusatkan di Kota Banjarbaru sebagai tuan rumah. Continue reading

Ahok cari tanah untuk bangun 18 rumah sakit tipe D

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama kesulitan untuk menaikkan level pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) menjadi rumah sakit tipe D. Sehingga kini dia memutuskan untuk mencari lahan melakukan pembangunan rumah sakit langsung.Basuki atau akrab disapa Ahok ini mengatakan, pihaknya tetap berkomitmen untuk menambah rumah sakit di Ibu Kota. Walaupun dia tidakrumah-sakit mengungkapkan kendala apa yang membuatnya memutuskan untuk membangun rumah sakit dibandingkan meningkatkan kelas Puskesmas.”Karena kita menemukan lebih repot. Kalau yang gak gede sekali gak bisa. Makanya kita langsung cari tanah, baru bangun langsung rumah sakit tipe D,” katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (11/10). Continue reading

Menkes dorong rumah sakit tingkatkan pelayanan

rsup kepriMenteri Kesehatan Republik Indonesia Nila F Moeloek mendorong setiap rumah sakit yang ada di Provinsi Riau untuk meningkatkan pelayanan sehingga masyarakat tidak lagi ke luar negeri untuk keperluan berobat. “Bagaimana caranya agar mendapatkan kepercayaan masyarakat. Mengapa banyak masyarakat ke luar negeri. Ini harus kita kaji, analisa, dan introspeksi. Salah apa dengan diri kita,” kata Nila dalam kunjungannya di Pekanbaru, Minggu. Dia mengakui pada dasarnya dokter-dokter yang ada di Indonesia cukup terampil dan bersaing dengan dokter yang ada di luar negeri. Namun, masyarakat tetap memilih ke luar negeri karena paradigma yang tercipta adalah di luar negeri selalu lebih baik dibanding di Indonesia sendiri. Continue reading

RS Charitas Terus Kembangkan Kelengkapan Rumah Sakit untuk Layani Masyarakat

rumah-sakit-ilustrasi-_160731182305-374Manajemen RS Charitas berkunjung ke Graha Tribun untuk menjelaskan keunggulan layanan medis yang disediakan di RS Charitas Palembang, Selasa (27/9/2016)RS Charitas saat ini memiliki banyak fasilitas kesehatan dan terus mengembangkan diri untuk melengkapi fasilitas kesehatan lainnya agar manjadi rumah sakit terlengkap dan termaju di Sumsel.Saat ini RS Charitas memiliki layanan kesehatan unggulan yakni layanan unit stroke, heaet center, layanan terintegrasi, layanan ibu dan anak, one stop service, rehabilitasi medik, radiologi dan imaging, layanan 24 jam, kamar bedah, rawat jalan dengan layanan spesialis dan sub spesialis serta layanan medis lainnya. Continue reading

Saudi, negara kaya yang terlambat bayar gaji staf RS

rumah-sakit-ilustrasi-_160731182305-374Staf di sebuah rumah sakit di wilayah timur Arab Saudi melakukan menggelar mogok terkait gaji yang belum dibayarkan, kata para pekerja pada Senin (19/09), dalam kasus kesulitan keuangan terbaru yang dialami Saudi.”Kami sedang mogok,” kata seorang perawat di Rumah Sakit Spesialis Saad di kota pesisir Al Khobar kepada AFP melalui telepon.”Kami belum menerima gaji selama tiga setengah bulan,” katanya, yang namanya tidak disebutkan karena takut dipecat. Dia mengatakan bahwa rumah sakit tersebut adalah bagian dari Saad Group. Saad Group, perusahaan yang berbasis di Arab Saudi, itu dalam situsnya mengatakan mereka menjalankan “berbagai macam bisnis” di Teluk dan memiliki investasi di seluruh dunia.Konglomerat Keuangan dan konstruksi yang dikontrol oleh miliarder Arab Saudi Maan al Sanae tersebut memutuskan berpisah dari grup bisnis Arab Saudi Algosaibi Family saat krisis keuangan global 2008-2009. Continue reading

Enam Rumah Sakit Pemprov Sulsel Dapat DAK Rp17 Milliar

rumah-sakitSebanyak enam Rumah Sakit (RS) Provinsi Sulawesi Selatan mendapatkan jatah Dana Aliran Khusus (DAK) tahap kedua dari pemerintah pusat. DAK senilai Rp 17 Milliar tersebut akan diperuntukkan untuk bidang kesehatan di Provinsi Sulsel. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Sulsel, Abdul Latief.Enam Rumah Sakit yang mendapatkan aliran DAK tahapan kedua diperuntukkan untuk Rumah Sakit Haji, Rumah Sakit Sayang Rakyat, Rumah Sakit Khusus (Dadi), Rumah Sakit Ibu dan Anak Siti Farimah, Rumah Sakit Ibu dan Anak Pertiwi, dan Rumah Sakit Labuang Baji.Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Sulsel, Abdul Latief mengatakan jika untuk tambahan alokasi DAK senilai Rp17 Milliar tersebut nantinya akan digunakan untuk peningkatan pelayanan kesehatan, dan dana tersebut akan dibagi sesuai dengan porsi kebutuhan. Continue reading