Pelatihan Teknis Pelayanan Kesehatan Anak di Rumah Sakit Rujukan Tingkat Pertama Kabupaten/Kota

Pelatihan Teknis Pelayanan Kesehatan Anak di Rumah Sakit Rujukan Tingkat Pertama Kabupaten/Kota | Jadwal Pelatihan Rumah Sakit 2016

anak perawatanMasa depan bangsa ada ditangan generasi penerus, namun demikian lebih dari 10 juta anak di seluruh dunia meninggal setiap tahunnya, sebelum mereka mencapai umur 5 tahun. Lebih dari 70% dari kematian tersebut disebabkan oleh penyakit yang dapat dicegah maupun disembuhkan, seperti infeksi pernapasan akut, diare, malaria, campak, kekurangan gizi dan kondisi neonatal (sepsis, berat badan lahir rendah, dan asfiksia). Lebih dari 90% kematian tersebut terjadi di negara-negara berkembang. WHO telah mengeluarkan program-program pengawasan penyakit spesifik untuk mendiagnosis dan menangani penyakit-penyakit seperti diare dan infeksi pernafasan akut, serta telah mengimplementasikan perluasan program imunisasi untuk mencegah penyakit-penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin di seluruh negara. Dengan strategi tersebut banyak negara berkembang yang berhasil menurunkan angka kematian anak secara signifikan. Namun demikian, masih terdapat jumlah yang tinggi pada kematian anak yang tidak dapat dicegah dan perbedaan yang tidak dapat diterima mengenai kualitas perawatan dan outcome kesehatan antara negara-negara kaya dan miskin. Anak-anak yang hampir dapat dipastikan akan meninggal mempunyai berbagai permasalahan; hal tersebut merupakan tantangan bagi petugas kesehatan yang menghadapi anak-anak dengan penyakit serius. Untuk mengatasi hal tersebut, pada tahun 1992 WHO dan UNICEF bekerjasama mengeluarkan strategi global mengenai manajemen penyakit anak yang terintegrasi atau Integrated Management of Childhood Illness (IMCI).

Sesuai dengan pedoman IMCI, 10-20% anak-anak sakit yang terlihat pada perawatan pertama akan diserahkan ke Rumah Sakit Rujukan tingkat pertama Kabupaten. Mereka adalah anak-anak yang sakit parah, yang membutuhkan manajemen perawatan yang cepat dengan kualitas yang baik agar dapat bertahan. Sebagian besar perawat rumah sakit tersebut, asisten medis, atau dokter umum menyediakan perawatan bagi anak-anak yang menderita sakit parah. Oleh karena itu disusun Pelatihan Teknis Pelayanan Kesehatan Anak di Rumah Sakit Rujukan Tingkat Pertama Kabupaten/Kota. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan mengenai Teknis Pelayanan Kesehatan Anak di Rumah Sakit Rujukan Tingkat Pertama Kabupaten/Kota. Pelatihan ini diselenggarakan selama 2 hari dengan materi pelatihan meliputi Triase dan Kondisi Gawat Darurat, Pendekatan Diagnosis Pada Anak Sakit, Masalah-Masalah pada Bayi Baru Lahir dan Bayi Muda, Batuk, Kesulitan Bernafas dan Diare, Demam dan Gizi Buruk, Anak dengan HIV/AIDS dan Memantau Kemajuan Anak. Untuk informasi dan pendaftaran dapat menghubungi 0816592791 dan 082226191381

Jadwal Pelatihan Teknis Pelayanan Kesehatan Anak di Rumah Sakit Rujukan Tingkat Pertama Kabupaten/Kota 2018

Angkatan 40, 12-13 Januari 2018
Angkatan 41, 23-24 Februari 2018
Angkatan 42, 16-17 Maret 2018
Angkatan 43, 27-28 April 2018
Angkatan 44, 25-26 Mei 2018
Angkatan 45, 22-23 Juni 2018
Angkatan 46, 27-28 Juli 2018
Angkatan 47, 24-25 Agustus 2018
Angkatan 48, 28-29 September 2018
Angkatan 49, 26-27 Oktober 2018
Angkatan 50, 23-24 November 2018
Angkatan 51, 28-29 Desember 2018

Jadwal Pelatihan Rumah Sakit 2018

Dalam rangka meningkatkan layanan pelatihan Rumah Sakit, Jadwal Pelatihan Rumah Sakit 2018 dapat didownload dan dicetak. Apabila membutuhkan informasi lebih detail mengenai pelatihan Rumah Sakit, dapat menghubungi Telp / WA: 0816592791, 082226191381. Pendaftaran pelatihan dapat dilakukan minimal 2 minggu sebelum jadwal pelatihan.

Jadwal Pelatihan Rumah Sakit 2018 by Kirana_Indonesia on Scribd

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


two × = 16

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>