Rumah Sakit Ini Berikan Terapi Rohani untuk Pasien Covid-19

Rumah Sakit Ini Berikan Terapi Rohani untuk Pasien Covid-19

Pelatihan Rumah Sakit – Selain melakukan terapi medis, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Rasidin Padang, Sumatera Barat, juga melakukan terapi rohani bagi pasien yang positif terjangkit Covid-19.

Terapi ini dinilai bisa meningkatkan imun pasien yang sedang menjalani perawatan.

Dari 114 pasien yang dirawat, sebanyak 66 orang sudah sembuh hingga hari ini, Kamis (4/6/2020).

“Terapi medis itu sesuai dengan ilmu kesehatan untuk mengobatinya. Sedangkan terapi spritual ini kami juga berikan kepada pasien seperti ceramah agama, dzikir dan mengaji. Hal ini bisa meningkatkan imun pasien, karena memberikan ketenangan kepada pasien tersebut,” ujar Direktur RSUD Padang Herlin Sridiani kepada wartawan, Kamis.

Terapi rohani dilakukan pada subuh, pagi dan sore hari.

“Kami memiliki seorang ustadz sendiri, ustadz ini yang memberikan ceramah untuk pasien tersebut,” kata Herlin.

Ceramah disampaikan melalui pengeras suara, sehingga bisa didengarkan oleh pasien di kamar masing-masing.

“Selain itu kami juga menganjurkan para pasien untuk melakukan senam kebugaran. Dengan kegiatan itu bisa meningkatkan imun mereka,” ujar dia.

Menurut Herlin, kesembuhan pasien tidak hanya dengan obat-obatan, namun kondisi psikis pasien juga berpengaruh.

“Jika pasien nyaman dan tenang, tentu akan memengaruhi psikis pasien dan imunnya akan bagus. Tentunya ini akan mempercepat kesembuhan si pasien,” kata Herlin.

Angka kesembuhan di RSUD dr Rasisin ini tergolong tinggi.

Dari 114 pasien yang dirawat, sudah 66 orang yang sembuh dan 2 orang yang meninggal dunia.

Adapun dua orang yang meninggal dunia tersebut memiliki penyakit lainnya seperti diabetes dan beberapa penyakit lainnya.

RSUD dr Rasidin Padang tidak hanya melayani pasien yang berasal dari Kota Padang saja, namun juga pasien yang berasal dari daerah lain seperti, Pesisir Selatan, Sijunjung dan daerah lainnya.

“ RSUD dr Rasidin Padang ditunjuk untuk menjadi rumah sakit penanganan pasien Covid-19 sejak 1 April lalu. Kita memiliki 57 tempat tidur,” kata Herlin.

Menurut Herlin, tenaga kesehatan juga dilengkapi perlatan yang memadai dan sesuai standar.

“Kami tidak ingin tenaga kesehatan kami tertular, untuk itu kami akan berbuat semaksimal mungkin,” kata dia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


four + 9 =